{"id":795,"date":"2016-04-28T09:49:35","date_gmt":"2016-04-28T02:49:35","guid":{"rendered":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?page_id=795"},"modified":"2016-04-28T09:49:35","modified_gmt":"2016-04-28T02:49:35","slug":"tujuan","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?page_id=795","title":{"rendered":"Tujuan"},"content":{"rendered":"<ol style=\"list-style-type: lower-alpha;\">\n<li>Terbinanya pengertian dan penghayatan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yang benar dan sah yang dapat dipertanggung\u00adjawabkan secara yuridis-konstitusional dan ilmiah, filosofis religius<\/li>\n<li>Teramalkannya Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara murni dan konsekuen dalam kehidupan bernegara dan kehidupan bermasyarakat<\/li>\n<li>Terbinanya peningkatan pemasyarakatan ideologi Pancasila<\/li>\n<li>Terbinanya sistem Pendidikan Pancasila termasuk Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan agar setiap warga negara menghayati dan mengamalkan Pancasila yang dapat dipertanggung\u00adjawabkan secara ideologis, psikologis, metodis dan sebagainya<\/li>\n<li>Tercukupinya buku-buku tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sehingga memperkaya khasanah kepustakaan Indonesia;<\/li>\n<li>Terjaminnya kelangsungan pembangunan Bangsa Indonesia demi terwujudnya tujuan nasionasl serta cita-cita bangsa seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.<\/li>\n<li>Terjaminnya kelangsungan hidup Bangsa dan Negara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan tetap lestarinya Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai perwujudan eksistensi dan identitas Nasional Indonesia.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terbinanya pengertian dan penghayatan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yang benar dan sah yang dapat dipertanggung\u00adjawabkan secara yuridis-konstitusional dan ilmiah, filosofis religius Teramalkannya Pancasila [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":596,"menu_order":2,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"class_list":["post-795","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=795"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/795\/revisions"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}