{"id":10216,"date":"2024-10-28T13:42:59","date_gmt":"2024-10-28T06:42:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=10216"},"modified":"2024-10-28T13:43:01","modified_gmt":"2024-10-28T06:43:01","slug":"kegiatan-pembinaan-mental-kebangsaan-yang-diselenggarakan-upt-laboratorium-pancasila-um-dengan-tema-aktualisasi-cinta-tanah-air-di-kalangan-generasi-muda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=10216","title":{"rendered":"KEGIATAN PEMBINAAN MENTAL KEBANGSAAN YANG DISELENGGARAKAN UPT LABORATORIUM PANCASILA UM DENGAN TEMA &#8221; AKTUALISASI CINTA TANAH AIR DI KALANGAN GENERASI MUDA&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tanggal 25 Oktober 2024  bertempat di dusun sahabat alam karangploso Kabupaten Malang UPT Laboratorium Pancasila telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan mental kebangsaan dengan tema &#8220;Aktualisasi Cinta Tanah Air di Kalangan Generasi Muda&#8221; yang bertujuan untuk menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air di kalangan generasi muda. Bertindak sebagai pembicara pada kegiatan ini adalah Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, SH, M.Hum (Stafsus Kemendagri RI).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"575\" src=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-28-at-13.33.54-1024x575.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10217\" srcset=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-28-at-13.33.54-980x551.jpeg 980w, https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-28-at-13.33.54-480x270.jpeg 480w\" sizes=\"auto, (min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pemaparannya beliau menyampaikan ada beberapa aspek yang perlu dipelajari oleh generasi muda meliputi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <strong>Pentingnya Pendidikan Kebangsaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini menekankan pentingnya pendidikan kebangsaan yang memfokuskan pada sejarah dan nilai-nilai Pancasila. Dengan memahami sejarah bangsa, generasi muda diharapkan dapat mengembangkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap negara, serta menolak paham-paham yang radikal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <strong>Peningkatan Kesadaran Sosial<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui diskusi dan dialog, peserta diajak untuk mengenali dan menganalisis berbagai isu sosial dan politik yang ada di sekitar mereka. Kesadaran ini penting untuk mencegah mereka terjerumus ke dalam ideologi radikal yang sering kali memanfaatkan ketidakpuasan sosial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <strong>Pelibatan dalam Aksi Sosial<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan melibatkan generasi muda dalam aksi sosial, mereka belajar untuk berkontribusi positif bagi masyarakat. Hal ini membantu membangun rasa empati dan kepedulian, yang merupakan antidot terhadap paham-paham ekstrem yang sering kali menawarkan solusi simplistik terhadap masalah kompleks.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. <strong>Penguatan Karakter dan Toleransi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini juga menekankan pentingnya karakter dan sikap toleransi. Dengan mendidik generasi muda untuk menghargai perbedaan, diharapkan mereka tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang bersifat radikal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 25 Oktober 2024 bertempat di dusun sahabat alam karangploso Kabupaten Malang UPT Laboratorium Pancasila telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan mental kebangsaan dengan tema &#8220;Aktualisasi Cinta Tanah Air di Kalangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[14,5,6],"tags":[],"class_list":["post-10216","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","category-kajian-rutin-pancasila","category-kelas-pancasila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10216"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10216\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10218,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10216\/revisions\/10218"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}