{"id":10439,"date":"2026-05-11T10:39:08","date_gmt":"2026-05-11T03:39:08","guid":{"rendered":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=10439"},"modified":"2026-05-11T10:39:09","modified_gmt":"2026-05-11T03:39:09","slug":"um-gelar-refleksi-dan-orasi-kebangsaan-merayakan-ruang-akademik-merawat-republik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=10439","title":{"rendered":"UM Gelar Refleksi dan Orasi Kebangsaan, \u201cMerayakan Ruang Akademik, Merawat Republik"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-id=\"10440\" src=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_5650-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10440\" srcset=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_5650-980x653.jpg 980w, https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_5650-480x320.jpg 480w\" sizes=\"auto, (min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Refleksi Dan Orasi Kebangsaan bertajuk \u201cMerayakan Ruang Akademik, Merawat Republik\u201d, Senin (4\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan yang berlangsung di Outdoor Learning Space (OLS) ini melibatkan guru besar, dosen, hingga mahasiswa sebagai ruang terbuka untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan refleksi terhadap kondisi kebangsaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala UPT Laboratorium Pancasila UM, Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menghidupkan kembali peran ruang akademik sebagai wadah refleksi kritis terhadap dinamika sosial dan politik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMelalui kegiatan ini, kita ingin merayakan ruang akademik. Kampus tidak hanya fokus pada urusan internal, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merespons situasi kebangsaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menegaskan, kegiatan ini juga bertujuan merawat republik sekaligus menjaga nalar publik agar tetap sehat. Menurutnya, akademisi memiliki peran strategis dalam mengawal arah kebijakan publik agar tetap berada di jalur yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pelaksanaannya, mimbar orasi dibuka secara bebas tanpa intervensi. Guru besar, dosen, hingga mahasiswa diberi kesempatan yang sama untuk menyampaikan pandangan secara ilmiah dan bertanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejumlah isu mengemuka dalam forum tersebut, mulai dari pentingnya menjaga ideologi Pancasila, kondisi ekonomi nasional, hingga kritik terhadap sistem pendidikan. Kritik tidak hanya ditujukan kepada pemerintah, tetapi juga kepada internal kampus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turut menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan kampus serta sistem pendidikan secara umum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami sangat terbuka terhadap kritik. Setiap orang berhak menyampaikan aspirasi dan pandangannya secara ilmiah dan bertanggung jawab,\u201d kata Akhirul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda perdana UPT Laboratorium Pancasila UM dan direncanakan menjadi program tahunan. Diharapkan, suara akademisi UM dapat lebih terdengar luas di ruang publik, baik di tingkat lokal maupun nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain orasi kebangsaan, acara juga diisi dengan penampilan puisi, musik, dan ekspresi seni mahasiswa sebagai bagian dari refleksi yang lebih humanis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akhirul menjelaskan, hasil dari kegiatan ini akan dirumuskan menjadi pandangan umum yang akan disebarluaskan melalui media agar dapat menjangkau masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan politik sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menilai Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan serius, mulai dari persoalan ekonomi hingga kebebasan pers. Oleh karena itu, penting menjaga sistem demokrasi yang berpijak pada kedaulatan rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMasih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Karena itu, suara akademisi penting untuk terus dihadirkan sebagai bagian dari kontrol sosial,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Refleksi Dan Orasi Kebangsaan bertajuk \u201cMerayakan Ruang Akademik, Merawat Republik\u201d, Senin (4\/5\/2026). Kegiatan yang berlangsung di Outdoor Learning Space [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-10439","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10439"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10439\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10441,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10439\/revisions\/10441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}