{"id":1153,"date":"2016-06-09T09:07:09","date_gmt":"2016-06-09T02:07:09","guid":{"rendered":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=1153"},"modified":"2016-06-09T09:07:09","modified_gmt":"2016-06-09T02:07:09","slug":"relevansi-keberadaan-tap-mpr-dalam-hierarki-peraturan-perundang-undangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=1153","title":{"rendered":"Kajian Rutin Pancasila ke-2 (2016): Relevansi Keberadaan TAP MPR dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: Sudirman, S.Pd, MH<\/p>\n<p>Dalam pergumulan teori hukum tata negara, doktrin bernegara merupakan diskurkus mengenai pengorganisasian kedaulatan dalam suatu negara. Pengorganisasian kedaulatan terdikotomi dalam dua aliran besar yaitu Distribusi kekuasaan (<em>Distribution of Power<\/em>) dan Pemisahan Kekuasaan (<em>Separation of Power<\/em>) atau lebih dikenal dengan <em>Check and Balances<\/em>. Mendeteksi tipe doktrin yang digunakan di Indonesia, dapat dilihat dalam pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945. Sebelum amandemen, pasal 1 ayat (2) berbunyi \u201ckekuasaan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat\u201d. Konsekwensi ketentuan ini menjadikan MPR sebagai pemangku kedaulatan negara\/lembaga tertinggi negara, sehingga MPR memiliki kewenangan menentukan arah negara (GBHN), memilih pemimpin negara (Presiden) dan membentuk\/merubah hukum tertinggi negara (UUD). Selain itu, MPR juga memiliki kewenangan mengeluarkan produk peraturan perundang-undangan berupa TAP MPR. Dalam menjalankan negara, MPR mendistribusikan sebagian kedaulatannya kepada lembaga-lembaga tinggi negara. Lembaga-lembaga tinggi negara tersebut mendapatkan kedaulatan dari lembaga tertinggi negara (MPR) dan melaksanakan kehendak MPR sebagai cerminan kehendak rakyat. Jadi, corak doktrin bernegara sebelum amandemen Undang-Undang Dasar 1945 adalah <em>Distribution of Power<\/em>. Unduh Artikel Lengkap <a href=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/Relevansi-Keberadaan-TAP-MPR-dalam-Hierarki-Peraturan-Perundang-Undangan.docx\">Relevansi Keberadaan TAP MPR dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Sudirman, S.Pd, MH Dalam pergumulan teori hukum tata negara, doktrin bernegara merupakan diskurkus mengenai pengorganisasian kedaulatan dalam suatu negara. Pengorganisasian kedaulatan terdikotomi dalam dua aliran besar yaitu Distribusi kekuasaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-1153","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kajian-rutin-pancasila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1153"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1153\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}