{"id":9547,"date":"2024-03-05T11:19:00","date_gmt":"2024-03-05T04:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=9547"},"modified":"2024-03-05T11:19:00","modified_gmt":"2024-03-05T04:19:00","slug":"diskusi-penerbitan-buku-dr-lusiana-margareth-tijow-sh-mh-selaku-kepala-upt-lapasila-dengan-tema-deradikalisasi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/?p=9547","title":{"rendered":"Diskusi  Penerbitan Buku Dr. Lusiana Margareth Tijow, SH. MH. (selaku Kepala UPT Lapasila) dengan tema &#8220;Deradikalisasi di Indonesia&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UPT Laboratorium Pancasila UM: dalam wacana penerbitan buku yang ditulis oleh <strong>Dr. Lusi Margareth Tijow, SH, MH<\/strong> bekerjasama dengan <strong>Dr. Hoiruddin Hasibuan, SH., M.Hum<\/strong> akan menerbitkan buku dengan tema Deradikalisasi di Indonesia yang rencananya akan diterbitkan pada bulan April 2024. Dr. Lusiana Margareth Tijow, SH, MH. dalam Pemaparan beliau memberi ungkapan bahwa teroris adalah kejahatan luar biasa yang berbahaya bagi iklim kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara, namun dalam pandangannya, tindakan teroris khususnya di Indonesia akibat dari komunikasi politik yang terputus dari nilai-nilai Pancasila. Banyak masukan yang diberikan oleh peserta kegiatan, baik dari Tim pengembang, Kader Pancasila Maupun Dosen Hukum dan Kewarganegaraan mengenai isi buku yang akan diterbitkan, Menurut <strong>tim pengembang<\/strong>  faktor yang banyak terjadi mulai dari masalah kemiskinan, kesenjangan ekonomi, hingga pemikiran yang radikal menjadi dasar orang disebut radikal.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/IMG_0442-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9556\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cOleh karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu dikembangkan agar menjadi literasi, sehingga siapa pun yang beraktivitas di kalangan civitas akademika UM maupun masyarakat umum agar bisa mensosialisasikan Deradikalisasi ini sebagai wujud kepedulian kita dalam membantu pencegahan teroris di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-05-20-at-12.17.18-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9552\" srcset=\"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-05-20-at-12.17.18-1-980x735.jpeg 980w, https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-05-20-at-12.17.18-1-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"auto, (min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Literasi buku sebagai salah satu cara untuk  mencegah tindakan terorisme perlu diperluas sehingga dalam menghadapi masyarakat yang heterogen kita dapat membuat sumbangsi  berupa karya buku sebagai media bacaan sehingga paling tidak dapat membantu dalam mensiasati munculnya konflik terbesar di dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UPT Laboratorium Pancasila UM: dalam wacana penerbitan buku yang ditulis oleh Dr. Lusi Margareth Tijow, SH, MH bekerjasama dengan Dr. Hoiruddin Hasibuan, SH., M.Hum akan menerbitkan buku dengan tema Deradikalisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[3,14,5],"tags":[],"class_list":["post-9547","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bahan-diskusi","category-berita","category-kajian-rutin-pancasila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9547","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9547"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9547\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lab-pancasila.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}