
Malang, 22 Juni 2026 – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pengembangan nilai-nilai demokrasi terus dilakukan melalui sinergi antara dunia akademik dan lembaga pengawas pemilu. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara UPT Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Batu tentang peningkatan kualitas sumber daya melalui bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Perjanjian kerja sama tersebut tercantum dalam Nomor 22.6.1/UN32.28/KS/2026 dan Nomor 013/HM.02.02/K.JI-30/06/2026. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Gedung B31 kantor UPT Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan guna mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter Pancasila, serta memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi dan kepemiluan.
Dalam kerja sama tersebut, Kepala Laboratorium Pancasila UM, Dr. Akhirul Aminulloh, bertindak mewakili Universitas Negeri Malang berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang Nomor 2.12.254/UN32/KP/2024. Sementara itu, pihak Bawaslu Kota Batu diwakili oleh Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, yang menjabat berdasarkan Keputusan Ketua Bawaslu Nomor 2596.1/HK.01.01/K1/08/2023.
Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan berbagai program yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan akademik dan nonakademik yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, serta peningkatan literasi demokrasi dan kepemiluan.
Kepala Laboratorium Pancasila UM menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bawaslu Kota Batu merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga publik. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menghadirkan berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Bawaslu Kota Batu menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengawasan pemilu. Kehadiran kalangan akademisi diharapkan dapat memberikan dukungan melalui kajian ilmiah, riset, serta berbagai kegiatan edukatif yang relevan dengan tugas dan fungsi pengawasan demokrasi.
Melalui perjanjian kerja sama ini, kedua belah pihak juga membuka peluang penyelenggaraan seminar, diskusi ilmiah, pelatihan, penelitian bersama, hingga program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan jajaran Bawaslu. Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi, rekomendasi kebijakan, serta praktik-praktik terbaik dalam penguatan demokrasi dan pendidikan kewarganegaraan. Kolaborasi antara Laboratorium Pancasila UM dan Bawaslu Kota Batu menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang demokratis, kritis, dan berkarakter Pancasila. Dengan dukungan sumber daya dan kompetensi yang dimiliki masing-masing institusi, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan, penelitian, serta pemberdayaan masyarakat di Kota Batu dan wilayah sekitarnya
