
UPT Laboratorium Pancasila UM Gelar SANTIAJI NASIONAL PANCASILA 1: Angkat Film Sebagai Medium Representasi Nilai Bangsa
Malang – UPT Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan SANTIAJI NASIONAL PANCASILA 1 dengan tema “Meretas Makna Pancasila di Layar Lebar: Film Sebagai Medium Representasi Nilai Bangsa”, pada hari Jum’at, 16 Mei 2025.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Nurman Hakim, S.Sn., M.Sn, seorang sutradara sekaligus dosen film dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ), serta Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si, dosen Ilmu Komunikasi UM. Diskusi dimoderatori oleh Donny Maulana, mahasiswa S2 Pendidikan Sejarah UM.
Melalui forum ini, para peserta diajak untuk menggali peran film sebagai media yang mampu merepresentasikan nilai-nilai Pancasila secara kontekstual dan kreatif. Dr. Nurman Hakim menyoroti bagaimana sinema mampu menjadi cermin budaya serta alat penyampai pesan ideologis kepada masyarakat luas. Sementara itu, Dr. Akhirul Aminulloh menekankan pentingnya literasi media dan pendekatan komunikasi dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui narasi visual.
SANTIAJI NASIONAL PANCASILA ini merupakan kegiatan perdana yang digagas oleh UPT Laboratorium Pancasila UM sebagai ruang diskusi kritis, kreatif, dan reflektif dalam memahami dan mengaktualisasikan Pancasila di era modern.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan diskusi yang mendalam, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai luhur bangsa melalui medium yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Santiaji Nasional Pancasila ini ditegaskan Akhirul membuktikan pembicaraan tentang ideologi bangsa tidak harus kaku atau membosankan. Ketika dikemas dalam konteks budaya populer seperti film, nilai-nilai Pancasila bisa menjadi lebih membumi dan menyentuh ruang kesadaran yang lebih luas, terutama generasi muda yang hidup dalam dunia visual.
