
Malang, 23 Juni 2026 – UPT Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang (UM) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Desa Japanan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Kerja sama tersebut berfokus pada fasilitasi pelaksanaan seleksi perangkat desa berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Perjanjian Kerja Sama bernomor 23.6.1/UN32.28/KS/2026 dan Nomor 140/44/4155203/VI/2026 ini ditandatangani pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Universitas Negeri Malang. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala UPT Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang, Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si., yang bertindak atas nama Universitas Negeri Malang sebagai pihak pertama, bersama Kepala Desa Japanan, Suwaji, yang bertindak atas nama Pemerintah Desa Japanan sebagai pihak kedua.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penyelenggaraan seleksi perangkat desa yang mengedepankan prinsip objektivitas, keterbukaan, serta pemanfaatan teknologi informasi. Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT), proses seleksi diharapkan mampu menghasilkan calon perangkat desa yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pemerintahan desa sekaligus meminimalkan potensi kesalahan maupun intervensi dalam proses penilaian.
Sebagai institusi yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan berbagai bentuk asesmen berbasis komputer, UPT Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang akan memberikan dukungan teknis dan fasilitas yang diperlukan selama pelaksanaan seleksi. Mulai dari penyediaan sistem CAT, sarana pendukung, hingga pendampingan pelaksanaan ujian akan dilakukan secara profesional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Japanan berkomitmen untuk mendukung seluruh tahapan pelaksanaan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa ini diharapkan mampu menghadirkan proses rekrutmen perangkat desa yang lebih kredibel, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Pemanfaatan teknologi dalam proses seleksi perangkat desa menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan publik yang semakin relevan di era digital. Sistem CAT memungkinkan hasil ujian diperoleh secara cepat dan objektif karena proses penilaian dilakukan secara otomatis oleh sistem. Dengan demikian, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi diharapkan semakin meningkat.
Kerja sama ini juga mencerminkan peran aktif Universitas Negeri Malang dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya berkontribusi dalam bidang pendidikan dan penelitian, UM juga terus memperluas kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, kedua belah pihak berharap pelaksanaan seleksi perangkat Desa Japanan dapat berjalan dengan lancar, transparan, dan menghasilkan aparatur desa yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung terwujudnya pemerintahan desa yang modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik
